Tampilkan postingan dengan label 4.5 bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4.5 bintang. Tampilkan semua postingan

03 Mei 2018

review: Persona


Judul: Persona
Penulis: Fakhrisina Amalia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 284 halaman
ISBN: 978-602-03-2629-0

Rating: 4.5/5 bintang

--------

Azura yang selama ini merasa hidupnya baik-baik saja sehingga merasa tidak butuh teman, terpaksa menelan pahit karena kedua orangtuanya mulai bertengkar. Bersama dengan munculnya pertengkarang orangtuanya, Azura mulai menyakiti dirinya sendiri. Tapi, suatu hari muncul Altair, murid pindahan blasteran Jepang di kelasnya. Ajaibnya, Altair bisa memahami dan mengerti Azura seakan ia juga pernah berada di posisi Azura. Masuknya Altair dalam kehidupan Azura mengubah semua kehidupan Azura.

Kehadiran Altair dalam hidupnya mampu membuat Azura perlahan melupakan kebiasaan buruknya menyakiti diri sendiri hingga perasaan yang selama ini ia pendam pada Kak Nara. Kebersamaan mereka lama-kelamaan membuat Azura jatuh cinta pada Altair. Namun, ketika Azura merasa berada di titik terbaik dalam hidupnya, Altair malah menghilang tanpa jejak. Kepergian Altair disusul dengan kenyataan yang harus Azura terima bahwa kedua orangtuanya memiliki banyak rahasia yang mulai terungkap padanya. Saat Azura membutuhkan Altair, ia tidak pernah muncul. Malah, Kak Nara-lah yang ada untuk Azura saat ia butuh perlindungan.

11 November 2016

review: Touché—Alchemist (Touché #2)


Anak itu punya kemampuan mengamati dan deduksi di atas rata-rata, seperti yang Detektif Hudson saksikan sendiri minggu lalu di Central Park. Hanya saja kemampuan khusus anak itu masih belum dipahami. Anak itu bisa tahu komposisi parfum dan DNA hanya dengan menyentuhnya? Siapa sebenarnya dia? —hal. 28


Judul : Touché—Alchemist
Seri : Touché #2
Penulis : Windhy Puspitadewi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 224 halaman
Tahun cetak : Maret 2014—Pertama
ISBN : 978-602-03-0335-2

Rating: 4.5/5 bintang

                      ----------

Hiro Morrison adalah anak genius yang tidak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dan puterinya, Karen, saat terjadi sebuah kasus pembunuhan di Central Park. Hiro membantu Detektif Sam—sebutan bagi Samuel—memecahkan kasus pembunuhan tersebut dan membuatnya direkomendasikan menjadi konsultan kepolisian New York di usianya yang masih sangat muda. Selain genius, Hiro memiliki kemampuan khusus. Ia dapat mengetahui susunan kimia suatu benda dengan menyentuhnya, bahkan juga dapat mengetahui DNA seseorang.


Setahun setelah Hiro menjadi konsultan kepolisian New York, muncul sebuah teror bom berurutan di beberapa tempat yang tidak diketahui siapa pelakunya. Sebelum pengeboman terjadi, pelakunya selalu mengirimkan pesan tidak biasa ke kepolisian. Pesan yang dikirimkan berupa botol dengan unsur kimia di dalamnya. Hiro tertantang untuk menyelesaikan kasus ini. Itu semua dikarenakan pelakunya kemungkinan sangat cerdas dan hati-hati; tidak pernah meninggalkan sidik jari maupun DNA pada tas yang digunakan untuk meletakkan bom.